Saturday, November 3, 2018

5 CARA UNTUK MULAI MENULIS JURNAL HARIAN




        Kita semua setuju bahwa sebuah ide bisa datang kapan  saja. Ide bisa saja muncul saat kita sedang bercengkrama dengan  teman kita, saat kita sedang membaca buku favorit kita, ataupun saat kita sedang tidak melakukan apa-apa sekalipun. Meskipun begitu, seperti asap dari kopi hangat, ide mudah sekali menguap dari kepala kita. Akan sangat disayangkan sekali apabila ide tersebut tidak segera kita dokumentasikan diatas kertas.
       Tidak hanya ide yang harus segera kita dokumentasikan, sebuah perubahan kecil sekecil apapun pada diri kita memang sudah seharusnya patut untuk kita dokumentasikan diatas kertas. Kenapa? Karena dengan begitu, kita bisa terus melacak dan mengevaluasi perkembangan diri kita.
       Sekarang pertanyaannya adalah dimana kita harus menulisnya? Seperti yang telah dituliskan pada artikel sebelumnya, jurnal harian merupakan media yang tepat untuk menuliskan ide dan mendokumentasikan perkembangan anda. Menulis diatas jurnal harian merupakan kegiatan tulis menulis yang akan membuat anda menjadi pribadi yang lebih efisien, disiplin, dan membantu anda untuk bisa mengenal diri anda sendiri.
         Dalam kesempatan kali ini, penulis akan berbagi bagaimana caranya untuk mulai menulis jurnal harian.


1.       PILIHLAH MEDIA TULIS YANG COCOK DENGAN ANDA


Yang pertama harus anda lakukan adalah menyiapkan buku dan alat tulis. Saya sarankan untuk menggunakan buku kecil semacam note, agar anda bisa memasukkannya ke dalam kantung celana anda dan membawanya kemana saja yang anda mau. Usahakan buku yang anda beli adalah buku yang sepenuhnya berhalaman putih polos – tidak ada garis seperti yang biasanya kita temui–Hal ini memberi anda kebebasan untuk bebas berkreasi dengan format menulis yang anda suka.

2.       JANGAN LUPA MENULIS TANGGAL PADA JURNAL ANDA


Tanggal penulisan adalah hal yang penting. Hal ini membantu anda untuk mempelajari jejak sejarah emosi yang anda lalui, atau sekedar menandai kegiatan apa saja yang sudah anda lakukan. Apabila anda disiplin, anda akan terkesima dengan hasilnya.

3.       TULISLAH SEMUA ISI PIKIRAN ANDA




Jadikan jurnal harian ini sebagai ruang pribadi anda. Disinilah anda bebas menjadi diri anda sendiri. Tuliskan apa yang anda rasakan sedetail mungkin. Anda tidak harus menuliskan dalam bentuk paragraf. Anda boleh menggambarnya menjadi mindmapping, ilustrasi, puisi, dll. Hal ini bisa membantu anda mendapatkan gambaran jelas tentang ide anda, sehingga anda bisa mengevaluasi ide anda lebih efisien.

4.       JUJUR


Kunci dari keberhasilan jurnal harian anda adalah kejujuran anda. Apabila melakukan kesalahan dalam bisnis anda, tulislah demikian. Apabila ternyata anda memiliki kebiasaan buruk, tulislah demikian. Semakin jujur anda, semakin jelas gambaran tantangan yang anda hadapi. Semakin jelas gambaranyang anda hadapi, semakin jelas pula langkah anda selanjutnya.

5.       KONSISTEN


Selain kejujuran anda, anda juga dituntut untuk konsisten. Kita semua mempunyai 24 jam yang sama. Luangkanlah 15 menit s/d ½ jam untuk “bercengkrama” dengan jurnal harian anda. Apabila anda konsisten, anda akan terkesima saat anda membaca ulang tulisan anda selama ini.

6.       BACA ULANG TULISAN ANDA



Selain menuliskan perasaan dan ide anda di atas jurnal harian, saya sarankan jangan lupa untuk membacanya kembali. Pembacaan ulang jurnal harian anda bisa dilakukan sebulan sekali atau kalau bisa seminggu sekali. Kenapa? Hal ini bisa membuat anda lebih konsisten dalam menulis jurnal harian anda. Pembacaan ulang ini juga akan menumbuhkan rasa sentimental yang hangat terhadap jurnal harian dan kehidupan anda.

Setiap kali kita mencoba hal yang baru, kita pasti akan menemukan beberapa halangan dan tantangan. Saya sarankan kepada anda untuk terus mencoba dan mencoba. Anda tidak akan pernah tahu kesuksesan sejati sampai anda benar-benar berada diatas. Selamat mencoba!

No comments:

Post a Comment